Hitung Mundur Ramadan dan Idul Fitri
Tersisa 211 hari menuju awal Ramadan (diperkirakan 7 Februari 2027), 241 hari menuju Idul Fitri (diperkirakan 9 Maret 2027), dan 309 hari menuju Idul Adha (diperkirakan 16 Mei 2027). Ini dihitung dari kalender Islam tabular standar — konversi yang sama digunakan pada konverter tanggal Hijriah kami — bukan rukyat hilal lokal, sehingga tanggal yang benar-benar diamati bisa berbeda sehari.
Ramadan
Idul Fitri
Idul Adha
Tanggal ini adalah perhitungan tabular (aritmetika), bukan berdasarkan rukyat hilal. Awal sebenarnya Ramadan dan setiap Idul dikonfirmasi secara lokal melalui rukyat hilal atau pengumuman astronomis dan bisa jatuh sehari lebih awal atau lambat dari yang ditampilkan di sini — selalu ikuti pengumuman masjid lokal atau nasional Anda.
Kapan Ramadan dimulai tahun ini?
Berdasarkan kalender Islam tabular, Ramadan tahun ini diperkirakan dimulai sekitar 7 Februari 2027 (1 Ramadan 1448 H). Ini adalah perkiraan yang dihitung, bukan konfirmasi rukyat hilal — masjid lokal atau otoritas Islam nasional Anda akan mengonfirmasi awal sebenarnya setelah hilal diamati (atau bulan ditentukan secara astronomis) pada malam sebelumnya.
Bagaimana hitung mundur ini dihitung?
Halaman ini menghitung kemunculan berikutnya dari 1 Ramadan, 1 Syawal (Idul Fitri), dan 10 Zulhijah (Idul Adha) menggunakan konversi Hijriah-ke-Masehi tabular yang sama dengan konverter tanggal Hijriah kami, sehingga kedua alat berbagi satu sumber kebenaran yang konsisten. Hitung mundur itu sendiri kemudian berjalan di sisi klien di browser Anda menggunakan tanggal target tetap tersebut.
Mengapa tanggal sebenarnya bisa berbeda dari hitung mundur ini?
Banyak negara dan komunitas mengonfirmasi awal Ramadan dan setiap Idul dengan mengamati hilal, yang bergantung pada lokasi, cuaca, dan metode yang diikuti — ini bisa menggeser tanggal yang diamati sehari dibandingkan perhitungan tabular seperti ini. Anggap hitung mundur ini sebagai perkiraan perencanaan yang andal, dan ikuti pengumuman rukyat hilal lokal Anda untuk tanggal yang diamati secara keagamaan.